Jumat, 25 Mei 2012

tugas minggu 5

ENTREPRENEUR
Gula Kelapa sebagai Makanan Kecil Khas


Dari usaha Gula Kelapa sebagai Makanan Kecil Khas, maka dalam
menjalankan usaha ini dapat kita gunakan Strategi Pemimpin Harga karena
dilihat dari kebiasaan orang jika melakukan wisata keluar kota selalu membeli
oleh-oleh yang memiliki bentuk yang menarik dan harga yang terjangkau oleh
setiap kalangan. Tidak hanya itu, dengan masih tidak banyaknya pesaing yang
mendirikan usaha dapat lebih mudah dalam mengunggulkan produk ini
dengan memperhatihakn beberapa point yaitu jasa yang ditawarkan kemasan
dan produk yang menarik, tempat penjualan yang strategis dan harga yang
murah. Sehingga akan terbentuk kesetabilan yang baik dalam berwirausaha
gula kelapa sebagai makanan kecil khas.

tugas minggu 4

ENTREPRENEUR
Gula Kelapa sebagai Makanan Kecil Khas


Analisis SWOT merupakan salah satu metode untuk menggambarkan kondisi dan
mengevaluasi suatu masalah, proyek atau konsep bisnis yang berdasarkan faktor
internal (dalam) dan faktor eksternal (luar) yaitu Strengths, Weakness, Opportunities
dan Threats. Metode ini paling sering digunakan dalam metode evaluasi bisnis untuk
mencari strategi yang akan dilakukan. Analisis SWOT hanya menggambarkan situasi
yang terjadi bukan sebagai pemecah masalah.
Analisis SWOT terdiri dari empat faktor, yaitu:
• Strengths (kekuatan)
merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau
konsep bisnis yang ada. Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang
terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
• Weakness (kelemahan)
merupakan kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau
konsep bisnis yang ada.Kelemahan yang dianalisis merupakan faktor yang
terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
• Opportunities (peluang)
merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang terjadi. Kondisi
yang terjadi merupakan peluang dari luar organisasi, proyek atau konsep bisnis
itu sendiri. Misalnya kompetitor, kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan
sekitar.
• Threats (ancaman)
merupakan kondisi yang mengancam dari luar. Ancaman ini dapat
mengganggu organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.
Berdasarkan definisi kewirausahaan dari Gula Kelapa sebagai Makanan Kecil
Khas. Berikut ini analisa SWOT yang didapatkan:
• Strengths (kekuatan)
Usaha ini dapat dibentuk dengan bagus dan menarik, selain itu bisnis ini
memiliki peluang sebagai oleh-oleh yang selalu dibeli seseorang jika berpegian.
• Weakness (kelemahan)
Usaha ini memiliki kelemahan dari segi pemasaran yang masih dianggap sepele
oleh sebab itu dibutuhkan tempat yang strategis dalam pemasarannya.
• Opportunities (peluang)
Peluang yang diberikan oleh usaha ini cukup baik karena banyaknya orang yang
malas untuk membuat jajanan ini, sehingga jika dikemas dengan menarik akan
menjadi jajanan yang menarik sebagai oleh-oleh.
• Threats (ancaman)
Banyaknya saingan dari macam-macam jenis dari jajanan oleh-oleh yang
sekarang telah diperjual belikan.

tugas minggu 3

Gula Kelapa sebagai Makanan Kecil Khas

Dalam berwirausaha mempunyai pengelompokkan kategori dalam macam-macam
usahanya. Kategori ini dapat dikelompokkan dari berbagai macam pengelompokkan, dapat
diliad dari fungsi dan perannya. Usaha gula kelapa sebagai makanan kecil khas ini
merupakkan program wirausaha yang dapat di kelompokkan dalam :
1. Kewirausahaan rutin : Karena usaha ini melakukan kegiatan yang
cenderung kesehariannya menekankan pada pemecahan masalah dan
perbaikan standar prestasi tradisional. Contoh hubungan wirausaha ini
adalah pegawai dan pemilik yang dibayar dalam bentuk gaji. Fungsi
wirausaha rutin ini adalah mengadakan perbaikan-perbaikan terhadap
standar tradisional. Wirausaha ini berusaha untuk menghasilkan barang,
pasar dan minat.
2. Home-base new ventures : Karena usaha ini awalnya adalah usaha yang
dirintis dari rumah / tempat tinggal setelah itu, berkembang dan sudah
mulai untuk mengembangakan ke lokasi – lokasi tertentu seperti di
pasarkan dengan cara keliling dan menyewa stand.
3. Usaha Mikro : Karena usaha ini masih dari aset kurang dari 50 jt rupiah
dan usaha ini bergerak dari peluang usaha produktif milik kemudian di
kembangkan dalam wirausaha kecil, namun di kelola dengan sebaik
mungkin sehingga dapat menciptakan lapangan kerja sendiri dari modal
yang kita punya. Dengan mempertimbangkan kelangkaan modal dan
tingginya pertumbuhan angkatan kerja yang berlanjut, maka
perkembangan usaha mikro merupakan elemen kunci pengembangan
usaha mikro merupakan elemen terpadu dalam strategi daya saing dan
terkait erat dengan kebijakan promosi. Pengembangan usaha mikro ini
menjadi kunci dalam usaha mengatasi kemiskinan dan pembangunan
ekonomi daerah yang lebih berimbang.

tugas minggu 2

GULA KELAPA SEBAGAI MAKANAN KECIL KHAS
BAHAN-BAHAN YANG DIBUTUHKAN:
• 10 Buah kelapa yan tidak terlalu tua
• Gula 3kg
• Sitrun 1 bungkus
• Pewarna makanan 1 botol
• Air
ALAT-ALAT YANG DIBUTUHKAN:
• Parutan kelapa
• Baskom
• Panci stenlistil
• Nampan bambu ukuran 1m x 1.5m
• Plastik
• Cetakan alumunium
• Bungkus
• Elpiji
BIAYA YANG DPERLUKAN
Bahan-bahan : 1.700.000,-
Alat- alat : 2.050.000,-
Pegawai : 700.000,-/minggu
Lain-lain : 200.000,-
Total: 4.650.000,-

tugas minggu 1

Definisi Kewirausahaan (Entrepreneur)

Kewirausahaan (Entrepreneur) adalah proses menciptakan sesuatu pekerjaan
dengan usaha, keinginan dan imajinasi yang inovatif dari seseorang untuk memberikan
sesuatu yang lebih untuk dirinya sendiri dan juga bisa untuk memberi sesuatu untuk
orang lain. Kewirausahaan dapat dilakukan oleh semua orang yang memiliki keinginan
dalam berwirausaha, namun tidak semua orang mampu menjadikan dirinya menjadi
wirausahawan yang sukses.
Dalam kehidupan sehari-hari didalam dunia usaha, kita mampu melihat bakat
yang berbeda dari orang ke orang. Tentu terkadang dalam menjadi wirausahawan ada
suatu keberuntungan yang ikut mengambil andil dalam menentukan seseorang dapat
berwirausaha, namun keberutungan bukanlah menjadi alasan untuk seseorang dapat
menjadi kewirausahaan yang sukses.
kewirausahaan yang sukses itu sendiri mempunyai beberapa faktor yang harus
diwujudkan dan itu semua bukan sesuatu faktor dan karakter yang mudah untuk dimiliki
oleh seseorang dengan sekejap, karena membutuhkan sesuatu niat yang lebih dari
individu tersebut. Beberapa faktor sebagai pendukung berwirauhaan yang baik dan
sukses antara lain:
• Keberanian
Keberanian disini yang dimakasukan berani untuk adalah memikul risikorisiko
finansial, psikis dan sosial yang menyertai dengan tindakan yang baik
dan bertanggung jawab. Selain itu wirausahaan juga harus mau dan berani
untuk keluar dari hidupnya yang biasa ia jalani sebelumnya dan brani untuk
mecurahkan waktu bersantainya dalam membangun usaha berwirausaha ini
dari bawah dengan semangat dan sabar.
• Kreatifitas
Kreatifitas disini yang dimasudkan adalah kreatif dalam melihat peluangpeluang
yang ada, karena wirausawan harus mampu dalam memulai
sesuatu yang berbeda dari biasanya, karena dalam berwirausaha
membutuhkan sesuatu yang berbeda agar berwirausaha ini mampu
berkembang dengan baik dan sukses.
• Keimanan
Keimanan disini yang dimaksud adalah keyakinan, niat baik dan kejujuran
dalam berwirausaha, karena dengan adanya keyakinan, niat baik dan
kejujuran dalam berwirausaha kita akan dibantu dan mendapat restu dari
Allah SWT dalam meraih kewirausahaan yang sukses secara duniawi dan
akherat. Selain itu keimanan kepada Allah SWT kita juga harus meminta
dukungan dari orang tua, keluarga, dan teman-teman untuk memberikan
semangat kepada kita yang ingin menjadi wirausahawan yang sukses.
• Komitmen
Komitmen disini yang dimaksud adalah komitmen untuk selalu bersemangat
dalam memberikan yang terbaik dalam sesuatu yang akan dijual dalam
berwirausaha ini (barang/jasa). Selain itu, wirausawan mampu untuk terus
berjuang tanpa mudah putus asa, karena dalam berwirausaha yang sukses
membutuhkan waktu yang lama dengan menuntut komitmen,keberanian,
kreatifitas, dan keimanan yang tinggi.
• Kepemimpinan
Kepemimpinan disini yang dimaksud adalah jiwa untuk selalu mampu
memimpin dan tegas secara baik kepada dirinya sendiri dan bawahannya
dalam menyelesaikan segala sesuatu yang bersangkutan dengan proses
menjadikan kewirausahaan ini menjadi sukses. Selain itu wirausahawan juga
mampu untuk selalu memiliki pandangan kedepan, bergaul dengan orang
lain dan mampu untuk menanggapi kritik, saran, dan emosi yang baik dalam
memperkembangkan kewirausahaannya.
Berdasarkan penjelasan diatas dapat menjelaskan bahwa seseorang yang dapat
menjadi wirausahawan yang sukses merupakan sesuatu pilihan yang tidak mudah,
namun jika seseorang dapat menjalaninya maka dia mampu untuk menjadikan dirinya
dan orang lain mempunyai nilai-nilai yang lebih baik. Namun yang paling penting dalam
berwirausaha yang sukses adalah berwirausaha dengan nama Tuhan agar menjadikan
diri menjadi seseorang yang sukses dalam dunia dan akherat.